344 Investor Minat Investasi Pembangunan IKN,Total Investasi Non APBN Yang Sudah Masuk Rp.42,5 Triliun

OIKN telah menerima 344 surat pernyataan minat investasi atau letter of intent (LoI) di IKN baik dari investor dalam maupun luar negeri. Ilustrasi. (Foto-ANTARA)

JAKARTA | Faktadetail.com – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang Susantono menyebut otorita telah menerima 344 surat pernyataan minat investasi atau letter of intent (LoI) di IKNĀ baik dari investor dalam maupunĀ luar negeri.
Bambang menambahkan hingga Januari 2024, total investasi yang masuk IKN dari non-APBN adalah Rp42,5 triliun. Kemudian ada 33 perusahaan swasta dan lembaga non-pemerintah yang sudah memulai pembangunan di IKN.

“Pertanyaan sejuta umat nih, ‘bener nih laku?’ katanya gitu. ‘Ada yang mau nih? bener ada yang mau masuk?’,” kata Bambang dalam seminar Masa Depan Pasca IKN yang disiarkan di kanal Youtube Pemprov DKI Jakarta, Sabtu (17/2).

Bacaan Lainnya

Bambang melanjutkan IKN juga telah melakukan groundbreaking hingga empat kali sepanjang September 2023 hingga Januari 2024. Ia juga mencatat sudah ada tiga rumah sakit besar yang akan dibangun di IKN, yakni Abdi Waluyo, Hermina, dan Mayapada.

Selain itu, Bambang menilai IKN mendapatkan dukungan global sebab membawa tiga kampanye global. Yakni perubahan iklim, biodiversitas, dan sustainable development goals.

“Masyarakat internasional support-nya luar biasa ke IKN,” kata Bambang.

“Nusantara adalah kota pertama dan satu-satunya di Indonesia yang punya peta jalan untuk climate change, untuk mengatasi dampak-dampak perubahan iklim,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Bambang juga memastikan IKN akan menjadi kota 10 menit. Masyarakat di IKN ditargetkan mampu pulang-pergi dengan berjalan kaki dengan waktu tempuh 10 menit.

Menurut dia, jalan tol juga akan dibangun di IKN. Jalan tol ini akan memberikan estimasi waktu perjalanan dari pemukiman ke bandara hanya sekitar 45 menit.

Pos terkait