DPR RI : Generasi Muda Harus Kuasai Iptek dan Dunia Usaha Berbasis Digital

Generasi Muda Harus Kuasai Iptek dan Dunia Usaha Berbasis Digital

“Generasi muda diharapkan dapat mengubah mindset bisnis konvensional tersebut menjadi bisnis modern dengan mengandalkan terknologi,” Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid

JAKARTA | Faktadetail.com – Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid mengajak anak-anak muda, baik generasi Milenial maupun Generasi Z agar membangun jiwa wirausaha sejak dini, terutama dengan memanfaatkan teknologi digital yang berkembang pesat.

Bacaan Lainnya

Menurut Meutya, generasi muda dengan berbagai kreativitasnya sangat potensial membuka lapangan kerja, sehingga kemampuan itu harus terus diasah dengan semangat entrepreneurship.

“Anak muda zaman sekarang jangan hanya bercita-cita menjadi pegawai negeri. Justru harus berpikir bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan dengan mengembangkan bisnis UMKM,” kata Meutya Hafid dalam keynote speaker webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk Strategi Pengembangan Usaha Melalui Media Sosial, yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (31/5/2023).

Webinar via zoom yang diselenggarakan DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) diikuti 250 mahasiswa dari wilayah Sumatera Utara dan sebagian wilayah Jabodetabek.

Bersama Meutya, webinar ngobrol bareng ligislator itu menghadirkan dua orang narasumber yakni, Owner Casia Cincau Hijau, Fabrizia Zettira Jans dan Founder & CEO Halona Agro, Zulfirmansyah.

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid : Generasi Muda Harus Kuasai Iptek dan Dunia Usaha Berbasis Digital

Meutya yang merupakan politisi senior Partai Golkar menjelaskan, para pemuda harus menguasai teknologi digital, agar mampu bersaing dengan bisnis lain yang lebih kompetitif.

“Penguasaan teknologi digital memudahkan perluasan jaringan pemasaran, lebih mudah pendistribusian, mempermudah sistem pembayaran, serta mempermudah analisis pasar,” katanya.

Politisi senior Partai Golkar itu mengatakan UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Sektor ini dinilai dapat membuka lapangan pekerjaan hingga 65 persen. Tingginya kontribusi UMKM tersebut mendorong transformasi bisnis tradisional menjadi bisnis modern dengan menguasai kemampuan teknologi.

Pada transformasi digital tersebut, anak muda diharapkan berkontribusi mempercepat pertumbuhan tersebut. “Generasi muda diharapkan dapat mengubah mindset bisnis konvensional tersebut menjadi bisnis modern dengan mengandalkan terknologi,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Owner Casia Cincau Hijau, Fabrizia Zettira Jans mengatakan media sosial bisa dijadikan tempat untuk mempromosikan keunikan dan kelebihan produk yang kita miliki dibanding kompetitor lain.

“Dengam media sosial lebih mudah dikenali oleh konsumen sekaligus membangun lebih banyak relasi serta meningkatkan kepercayaan konsumen,” katanya.

Sementara itu, CEO Halona Agro, Zulfirmansyah menilai di era digital seperti saat ini, digital marketing sangatlah penting. Digital marketing kata Zulfirmansyah menjadi suatu metode yang sangat berperan penting, murah dan efisien dalam memasarkan suatu bisnis.

Digital marrketing, lanjut Zulfirmansyah, membantu bisnis menjangkau lebih banyak audiens daripada melalui metode konvensional. “Selain dapat menjangkau lebih banyak audiens, digital marketing juga lebih hemat biaya dan terukur,” jelasnya

Pos terkait