Kementerian Dan BUMN Harus Bisa Jadi Teladan Membeli Produk Dalam Negeri

Dirjen IKP Kominfo, Usman Kansong

JAKARTA | Fakatadetail.com – Kementerian atau Lembaga dan Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merupakan ujung tombak dalam kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia  (Gernas BBI), yang harus menjadi teladan bagi masyarakat dalam membeli produk dalam negeri.

“Sebelum mengajak masyarakat mencintai membeli produk dalam negeri, pemerintah, negara harus memberikan teladan. Karena itu Gernas itu pun sebetulnya kampanye buat pemerintah dari pusat sampai daerah kementerian dan lembaga juga BUMN agar membeli atau menggunakan produk dalam negeri,” ujar Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Dirjen IKP Kominfo), Usman Kansong, dalam keterangannya di Jakarta pada Jumat (18/8/2023).

Bacaan Lainnya

Menurut Dirjen Usman, kementerian-kementerian mendapat tugas menjadi co campaigner manajer Gernas BBI setiap tahun semenjak mulai digelar pada 2020 lalu, dan Kementerian Kominfo tahun ini mendapat giliran mendapat tugas tersebut di Kalimantan Utara.

Dengan demikian Kementerian/Lembaga dan BUMN memiliki peran penting dalam mencontohkan Masyarakat untuk membeli produk dalam negeri, khususnya buatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

“Nanti masyarakat berangsur-angsur akan mencontoh itu (Kementerian dan BUMN), jadi keteladanan ini menjadi penting,” tuturnya.

Lebih lanjut Dirjen Usman mengatakan, kampanye Gernas BBI merupakan hasil belajar dari langkah serupa di negara lain, seperti di Tiongok yang mewajibkan warganya membeli produk dalam negeri.

Sebab, pembelian produk dalam negeri oleh masyarakat akan menumbuhkan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Apalagi kalau Indonesia ini kan pertumbuhan ekonominya didorong salah satunya oleh konsumsi di dalam negeri,” imbuh Usman Kansong.

Kampanye Gernas BBI dinilai cukup sukses karena telah berhasil mendapatkan komitmen belanja produk daman negeri Rp1.001 triliun dari Kementerian, Lembaga dan BUMN, dengan realisasi sebesar Rp762,75 triliun .

Jumlah tersebut 76,2 persen melampaui target yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo sebesar Rp400 triliun pada 2022 lalu.

“Begitu juga produk-produk dalam negeri yang sudah tayang di e-katalog itu 2.493. 151 atau 249 persen sudah meningkat dari target, melampaui target sebesar satu juta produk di 2022. Jadi ada ada efek, ada manfaat ada follow up dari gerakan nasional bangga buatan Indonesia ini,” kata Drjen IKP Kominfo..

Lebih lanjut Dirjen Usman mengatakan, Kementerian Kominfo telah menerapkan sejumlah strategi untuk mendorong kampanye Gernas BBI agar kesadaran masyarakat mencintai dan membeli produk UMKM terus meningkat.

Diantaranya mendorong para pelaku UMKM mengikuti program Adopsi Teknologi 4.0 agar mereka memiliki akses ke pasar digital sehingga produk nya bisa lebih dikenal luas masyarakat dari seluruh daerah.

“Targetnya 30 juta UMKM (pindah ke digital) di tahun 2024 itu target yang disampaikan Presiden Joko Widodo dan upaya yang dilakukan oleh Kominfo antara lain kita meluncurkan tahun lalu Adopsi Teknologi 4.0. dengan program tersebut kita perbanyak UMKM yang on boarding di dunia digital,”pungkas Usman Kansong ( InfoPublik )

Pos terkait