Masyarakat Perbatasan Papua Harus Tetap Jaga Kesehatan,Terutama Masalah Malaria Dan Stunting

Satgas Yonif 122/TS Pos Pitewi Melaksanakan Rakor Lintas Sektoral Puskesmas Pitewi  “Sediakan Payung Sebelum Hujan”

KEEROM | Faktadetail.com – Satgas Pamtas Statis RI-PNG Yonif 122/TS Dankipur B Lettu Inf Budi Kristiyanto menghadiri Pertemuan Lintas Sektoral  TA.2023 Puskesmas Pitewi,bertempat di aula gedung Puskesmas Pitewi, Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, Rabu (30/08/2023)

Bacaan Lainnya

Lintas Sektoral merupakan ajang penentuan rencana kerja dalam sistem pemerintahan yang pengawasannya tidak bisa dilakukan oleh satu atau dua badan saja tapi melibatkan seluruh komponen masyarakat.

Dalam rangka penguatan program kerja dan sebagai bentuk upaya penggalangan serta pemantauan kegiatan sesuai dengan perencanaan, puskesmas Pitewi di wilayah Arso Timur melaksanakan kegiatan Lintas Sektor guna mencanangkan kesadaran masyarakat untuk berupaya menerapkan pola hidup sehat.

Kesempatan tersebut, Dankipur B Lettu Inf Budi Kristiyanto  mengharapkan melalui kegiatan lintas sektor ini mampu memberikan edukasi dan pemahaman pada masyarakat agar menjaga kebersihan diri, keberhasihan makanan maupun lingkungan.

“Dalam menangani masalah kesehatan, terutama masalah Malaria dan Stunting diharapkan semua warga masyarakat bersama sama untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar”, Ucap Dankipur B Lettu Inf Budi Kristiyanto.

Seperti penekanan Dansatgas Mayor Inf Diki Apriyadi, S, Hub.Int, tugas pokok Satgas Yonif 122/Tombak Sakti menjaga keutuhan wilayah perbatasan darat RI-PNG, juga mempunyai tugas tambahan yaitu mensejahterakan masyarakat, dengan berkontribusi dengan Instansi terkait di wilayah Pos Masing-masing.

Disamping itu, Kepala Puskesmas (Kapus) Pitewi menuturkan “bahwa yang pertama dan harus di garis bawahi untuk Puskesmas Pitewi adalah masalah Kesadaran Dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan yang mana lingkungan yg tidak terjaga akan memicu beberapa penyakit yang memang sudah andemik yaitu malaria” ungkapnya.

Dalam Kesempatan itu juga Bapak Jaya (Kabidkesmas Arso Timur) Beserta Tim Satgas Stunting Prov Papua menyampaikan masalah Stunting yang di picu masalah tidak terjaganya pola hidup sehat di masyarakat,terutama remaja putri dan ibu hamil serta kesadaran masalah program KB yang bertujuan untuk mengatur jarak kehamilan.

Karena beberapa masalah ini di anggap sebagai kejadian luar biasa, Untuk kasus Malaria di temukan di wilayah Distrik Arso Timur sedangkan untuk kasus Stunting harus kita jaga jangan sampai meningkat dan juga perlu kita melaksanakan program KB.

Untuk Kasus penyakit Malaria dan Stunting penyebab utamanya dapat di pastikan adalah masalah kebersihan diri dan lingkungan, Maka dari itu setiap warga  bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungannya.

Rencana kedepan pelaksanaan program kegiatan Puskesmas Pitewi TA.2023 yaitu menekan kasus penyakit Malaria dan Stunting serta Perbaikan gizi masyarakat. Upaya deteksi dini, preventif dan respon penyakit serta upaya gerakan masyarakat sehat (GERMAS).

Diharapkan dengan diberikan edukasi dan pemahaman ini warga masyarakat bisa menjaga kesehatan dan terhindar dari penyakit Malaria,Stunting dan kesadaran akan pentingnya program KB.

Kegiatan pertemuan dihadiri oleh Bapak Jaya (Kebidkesmas Arso Timur ), Bapak Adrianus Don Kopo,S.kep (Kapus Pitewi), Bapak La Ane (Sekertari Distrik Arso Timur) dan beberapa Komponen masyarakat wilayah Distrik Arso Timur . ( Penerangan Satgas Yonif 122/TS )

Pos terkait