Upaya Zero Stunting, DP3AP2KB Kota Surakarta Melakukan Grebeg KB, Babinsa Tipes Ikut Aktif

SURAKARTA | Faktadetail.com – Guna mempercepat pencapaian target tahun 2024 Kota Surakarta Zero dari Stanting, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Surakarta melakukan Grebeg KB di sejumlah daerah Kota Surakarta.

Bacaan Lainnya

Salah satunya di RT 02 RW 13 Kelurahan Tipes Kecamatan Serengan. Pencegahan stunting ini dengan cara memberikan bahan makanan yang mengandung gizi yang Cukup. Berangkat dari permasalahan tersebut Pemkot Surakarta tengah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan anak dan mengejar peningkatan gizi pada balita. Selain itu juga peningkatan ekonomi keluarga, dimana salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan mengadakan program Grebeg KB, demikian dikatakan Babinsa Tipes, Serka Sarmin yang ikut hadir pada kegiatan tersebut.

Babinsa Kelurahan Tipes Koramil 03/Serengan Kodim 0735 Surakarta, Serka Sarmin dan Serka Suryo Anjasmoro hadir pada Kegiatan Grebeg KB dalam rangka Percepatan Penurunan Angka Stunting di Balai Pertemuan Sukro Manis RT 02 RW 13 Kelurahan Tipes Kecamatan Serengan Kota Surakarta, (10/08/2023)

Kegiatan tersebut dihadiri antara lain Wakil Walikota Surakarta Drs. Teguh Prakosa, Camat Serengan Agung wijayanto S. STP. MM, Wakapolsek Serengan Kompol Sri Rahayu, Sekcam Serengan Utik Sri wahyuni SP. MM, Serka Sarmin mewakili Danramil 03/Serengan, Lurah Tipes Ir. Suharudi, DP3AP2KB Kota Surakarta, Puskesmas Payengan dan Balai penyuluhan KB Serengan

Permasalahan stunting bukan hanya karena kurangnya asupan gizi pada anak saja, namun juga dapat disebabkan oleh faktor lain di antaranya karena kurangnya kesejahteraan keluarga dan kebersihan lingkungan tempat tinggal, tambah Sarmin.

Berbagai sosialisasi dan penyuluhan diberikan kepada warga Solo, khususnya keluarga muda untuk menyadarkan pentingnya meningkatkan kualitas hidup manusia, Mulai dari segi pendidikan kesehatan dan daya beli sehingga pembangunan kependudukan dan keluarga berencana dapat mengurangi kuantitas penduduk dan meningkatkan kualitas sisi lainnya, pungkasnya

Pos terkait