Anggota DPR RI Berikan Tips 5 C Kepada Mahasiswa ‘Kampus Merdeka’

Audiensi Kampus Merdeka foto bersama di Ruang Rapat Komisi V DPR RI Senayan Jakarta

JAKARTA | Faktadetail.com – Anggota DPR RI Mulyadi berpesan kepada generasi muda, khususnya yang berasal dari kalangan akademisi, harus siap menyongsong masa depan dan memberikan kiprah terbaik untuk masa depan Indonesia. Hal itu harus diiringi dengan tujuan motivasi memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk sesama manusia dan bangsa.

Dilansir dari Parlementaria Muliyadi menyampaikan “Kami yang saat ini sedang diamanatkan di legislatif kita dengan kapasitas kita sharing dengan mereka, bagaimana proses mereka bisa kemudian menjadi orang orang yang memberi kontribusi kepada bangsa ini,” ujar Mulyadi usai menerima audiensi Kampus Merdeka di Ruang Rapat Komisi V DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (23/11/2023).

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, Mulyadi dalam sesi sharing tersebut memberikan bekal pemahaman terhadap segenap mahasiswa-mahasiswi untuk menerapkan konsep 5C.

Pertama Character, yaitu dalam menjaga akhlak dan karakter sehingga betul-betul memiliki pribadi yang baik. Kemudian kedua Competency, yakni wajib mempunyai komitmen dan tekad bahwa setiap hari harus lebih baik dari kemarin dengan meng-upgrading kompetensi.

Poin C ketiga, adalah Clean yang bermakna bahwa anak-anak muda sejak dini harus menjaga rekam jejak hidup agar kedepannya tidak terbebani atau terhalang oleh rekam-rekam jejak negatif yang akan menghambat perjalanan karier mereka.

Dan keempat Clear, artinya penugasan amanah tanggung jawab apapun dengan cepat bisa memahami dan mengorientasikan semua sumber daya untuk mencapai pemahaman dari tugas itu sendiri.

“Terakhir kelima Chemistry, kehadiran mereka harus selalu dirindukan baik di  internal maupun eksternal sehingga mereka betul-betul menjadi pribadi yang bermanfaat buat masyarakat,” tutur Politisi Fraksi Partai Gerindra  tersebut.

Mulyadi berpesan kepada para mahasiswa agar jangan serta-merta mengamini setiap stigma negatif dari masyarakat tentang DPR. Justru, seharusnya, mahasiswa kedepankan sikap objektif agar bisa menyampaikan statement yang tepat tentang DPR.

Selain itu, juga sempat muncul pertanyaan dari salah satu peserta mahasiswa tentang stigma negatif DPR. Merespon hal itu, Mulyadi amat menyayangkan jikalau mahasiswa sampai terbawa arus ikut memberikan stigma negatif. Mengingat, bagi Anggota Komisi V DPR RI ini, dunia intelektual harus selalu mengedepankan sikap objektif.

“Artinya apa? setiap informasi stigma jangan diamini langsung. Tapi mereka harus juga menganalisa, mencari informasi, kemudian apakah mereka menjadi bagian dari ikut-ikutan stigma itu atau tidak. Tapi kan harusnya mereka mengeluarkan stigma atau penilaian kesimpulan apapun harus didahului dengan pemahaman-pemahaman yang objektif, informasinya kuat, dan akhirnya mereka betul-betul  mengeluarkan statement yang benar,” pungkasnya.

Pos terkait